Perbedaan Leaf Spring Dengan Air Suspension pada Chasis Bus

05:09
Perbedaan Leaf Spring dengan Air Suspensin - Berbicara mengenai chasis tidak akan lepas dengan suspensi yang ada pada chasis tersebut, tapi pernakah kamu memperhatikan jenis jenis suspensi yang ada di chasis.

Perbedaan Leaf Spring Dengan Air Suspension pada Chasis Bus

Nyatanya, pada kendaraan angkutan khusunya bus terdapat 2 jenis suspensi yang umumnya banyak digunakan untuk armada AKAP maupun Pariwisata yaitu leaf spring dan air suspension. 2 jenis chasis ini pun kerap digunakan pada angkutan barang seperti truck maupun mobil pribadi sebagai peredam getara.

Dari kedua jenis suspensi ini pastinya memiliki kelebihan maupun kekurangan yang berbeda beda, nah untuk itu pada kesempatan kali ini admin akan membahas mengenai perbedaan antara Leaf Spring dengan Air Suspension.

Perbedaan Leaf Spring Dengan Air Suspension

1. Bentuk

Perbedaan yang mendasar dari kedua jenis suspensi ini ialah bentuk. kebanyakan bentuk Leaf spring ialah lempengan pipih yang ditumpuk tumpuk yang kebanyakan dapat anda lihat pada truck. Sedangkan Air suspension memiliki bentuk desain yang modern seperti kanton yang isinya Udara (Air) sebagai peredam getaran.

2. Kegunaannya

Perbedaan lainnya yang sangat mencolok antara leaf spring atau peer daun dengan air suspensio adalah penggunaannya. DIbandingkan dengan Air suspension, Peer daun atau leaf spring umumnya digunakan untuk kendaraan kedaraan pengangkut seperti bus AKAP dan truck container.

Sedangkan Air suspension umunya peruntukan bagi kendaraan yang memiliki tingkat kenyamanan yang tinggi seperti bus pariwisata maupun mobil pribadi. khusus untuk air bag juga dapat digunakan sebagai helper pada kendaraan angkutan bus maupun truck untuk meminimalisir hentakan yang keras.

3. Kenyaman

Bicara tentang kenyamanan memang Air suspension lebih unggul dibandingkan dengan Leaf spring, hal itu ditunjukan dengan harga leaf spring yang jauh lebih murah dibandingkan dengan Air suspension.

Air suspension saat beraksi dapat meminimalisir goncangan dengan lembut jika menghantam benda atau lobang yang cukup dalam, hal itu karena adanya absorber yang ada dalam air suspension.

Selain itu kelebihan air suspension dengan leaf spring lainnya adalah dapatnya menyeting ketinggian pada kendaraan sehingga body bus dapat ditinggikan maupun direndahkan sesuai keadaan dengan menekan satu tombol saja.

4. Perawatannya

Tidak selalu Air suspension menang, ada saatnya leaf spring memiliki kelebihan yaitu dibidang perawatannya. DIbandingkan dengan Air suspension, leaf spring memiliki ketahanan dan keawetan yang sangat baik jika digunakan untuk mengangkut dengan berat yang sudah ditentukan.

Sedangkan Air suspension harus diperlakukan secara manja, hal ini dikarenakan banyaknya komponen komponen yang ada di dalam air suspesion seperti kabel-kabel, Kompresor, selenoid, dan pressure gauge.

5. Harga

Kelebihan lainnya yang terdapat pada leaf spring ialah soal harga yang terjangkau, dibandingkan dengan Air suspension yang dibandrol dengan harga selangit bahkan sepasang air suspension bisa untuk membeli beberapa peer daun atau leaf spring.

Perkiraan harga air suspension untuk roda empat alias mobil sekitar 40 juta, dan bisa saja untuk sebuah bus maupun truck bisa mencapai harga ratusan juta.

Namun, saya yakin dengan pepatan "Harga bawa Rupa" Dan hal itu pun terjadi karena air suspension dianggap lebih nyaman dibandingkan leaf spring.

Biasanya air suspension digendong oleh chasis chasis premium yang ada di Indonesia seperti beberapa chasis buatan SCANIA (K360, dll) dan Mercedez benz (1830, dll)

Nah, Mungkin itu saja artikel mengenai perbedaan Leaf spring dengan Air suspension pada bus. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan mengenai dunia perbissan indonesia.

Jika terdapat kata kata atau pernyataaan yang kurang dimengerti, silakan kirim komentar pada kolom yang sudah disediakan, Terima kasih.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »